Selasa, 26 Maret 2013

Silaturrahmi atau Silaturrahim?


      Tentunya kita sering mendengar bahkan mengucapkan kata-kata tersebut. Silaturrahmi (istilah yang sering kita dengar pada umunya) yang dimaksud adalah menyambung tali persaudaraan atau memelihara persaudaraan. Tetapi bagi sebagian orang, istilah silaturrahmi itu kurang benar, yang benar adalah silaturrahim. Salah satu guru MI (Madrasah Ibtidaiyah (setara dengan SD)) saya pun berkata demikian. Namun, sampai sekarang, istilah silaturrahmi lah yang sering digunakan. Jadi, mana yang benar?
      Setelah saya bertanya kepada seseorang yang ahli bahasa Arab dan kebetulan saya juga mendengar dari seorang ustadz yang sedang berceramah tentang silaturrahmi, ternyata Silaturrahmi, berasal dari bahasa Arab. Silaturrahmi terdiri dua kata yaitu “Shilah” yang berarti menyambung dan “Rohmi” yang berarti rahim. Jadi silaturrahmi adalah menyambung tali persaudaraan yang masih ada hubungan darah atau nasab. Bangsa Arab menyebutnya dengan Bani. Sedangkan silaturrahim, berasal dari bahasa Arab juga. Terdiri dari dua kata yaitu “Shilah” yang berarti menyambung dan “Rohiim”  yang berarti menyayangi. Jadi, silaturrahim adalah menyambung tali persaudaraan atas dasar rasa kasih sayang sesama manusia, sesama makhluk, tanpa pandang bulu, apakah itu ada hubungan darah atau bukan.
      Maka, jika ada seseorang yang menyambung tali persaudaraan dengan orang lain yang masih ada hubungan darah, berarti itu silaturrahmi. Dan jika seseorang itu menyambung  tali persaudaraan dengan orang lain tanpa pandang bulu siapa orang tersebut, saudara sedarah atau bukan, berarti silaturrahim. 
      Jadi, mana yang benar? Silaturrahmi atau silaturrahim? Benar semuanya, tergantung konteks penggunaannya. Dan yang terpenting adalah kita tetap menjaga persaudaraan sebaik mungkin. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar