Kamis, 31 Oktober 2013

gak tau

Ditempat kerja yang baru ini, banyak cerita tentang orang yang selama ini diidolakan oleh teman2 kuliah saya dulu. Berbeda cerita, orang yang selama ini kami sanjung2 saat kuliah dulu, ternyata juga ada yang mendoakan beliau jelek2 dan membencinya setengah mati. Inilah kenapa saya menyukai dan penganut aliran teori relativitas Enstein. Tidak ada yang benar2 hitam dan tidak ada yang benar2 putih. Hanya abu2. Semuanya relatif. Tergantung siapa yang melihat dan sudut pandang si penglihat.

Terkadang, kita tidak tahu secara pasti apa motivasi seseorang melakukan suatu perbuatan tertentu. Alasan dibalik dia melakukannya dan sebab musababnya.
Apalagi menge-judge seseorang akan masuk surga atau neraka? Well, kita bukan Tuhan.     

Kamis, 01 Agustus 2013

Aku benci rumah
Sama seperti aku membenci roti isi kacang
Beberapa kali kucoba tuk memakannya,
pada akhirnya akan sama
Kumuntahkan dan berkata "aku benci roti isi kacang"

                                                                                 Antah berantah, 1/8/13

Sabtu, 27 Juli 2013

Think Everything Simple!

        Ketika saya menghadapi sebuah masalah atau kesulitan, seringnya pertama kali rasa yang muncul adalah panik dan berpikir yang berlebihan/tidak-tidak. Menganggap bahwa saya akan merasa sangat kesulitan dan tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Begitu juga ketika dihadapkan pada sebuah pilihan, panik duluan, berpikir belakangan. Bagaimana nantinya kalau seandainya nanti saya salah pilih? Bagaimana nanti kalau pilihan ini bukan yang terbaik bagi saya? Berbagai macam pertanyaan dan pernyataan negatif bermunculan. Itulah salah satu kebodohan dan kekurangan saya. ~~
       Padahal, seharusnya ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah langkah pertama yang harus dilakukan adalah berpikir positif, yakin bahwa masalah ini mudah dan percaya sepenuhnya bahwa kita bisa mengatasi dan menyelesaikan dengan baik. Maka, dengan sendirinya semangat akan muncul dan diikuti dengan pikiran yang jernih dan tenang untuk mencari solusi dari masalah tersebut. Jalani saja, lakukan tindakan (action) dan jangan banyak berpikiran negatif dan berlebihan. Berpikir simpel. “Masalah ini mudah, dan saya bisa mengatasinya”. “Ini adalah sebagian dari tantangan hidup yang harus saya selesaikan dan akan membuat saya semakin dewasa”. Tentunya hidup itu tidak selalu berjalan mulus bukan? Life is never flat!
             Begitu juga ketika dihadapkan dengan beberapa pilihan yang menyangkut masa depan kita. Berpikir jernih, (dengan basmalah dan setelah meminta petunjuk pada Yang Maha Memberi Petunjuk) percaya bahwa apapun yang kita pilih adalah yang terbaik bagi kita. Ketika kita ragu, disitulah sebenarnya keraguan tidak dibutuhkan. Memutuskan untuk memilih dan biarkan alam bekerja. Sang Pencipta pasti tahu apa yang terbaik bagi hamba-hambaNya.
Think simple, then everything will be simple! :D
           Kenapa saya menulis ini? karena saya sedang galau memilih instansi (jadi sebenarnya ini curhat, haha). Instansi apa saja yang harus saya pilih? Bingung. Galau. Karena apa yang saya pilih tidak sejalan dengan keinginan keluarga saya. Tapi pada akhirnya, saya akan tetap memprioritaskan keinginan keluarga saya dan menempatan keinginan saya sendiri pada urutan kedua. Karena selama ini yang saya lakukan adalah untuk membuat mereka bahagia. Maka, ketika saya dihadapkan pada situasi ini, alasan itulah yang saya pegang. Well, segera buat keputusan dan biarkan Sang Pencipta bekerja. Berpikir positif bahwa Dia akan selalu memberi yang terbaik buat kita. Lagi pula, meskipun saya yang memilih, toh pada akhirnya bukan saya yang memutuskan akan ditempatkan di instansi mana. Jadi, apapun nanti hasilnya, saya akan berusaha menerima dengan senang hati :D
              Pun saya galau dengan TKD (Tes Kemampuan Dasar) yang akan dilaksanakan 26-31 Agustus 2013 nanti. Tapi, mari kita tepis pikiran negatif. Mari kita jalani apa yang ada dihadapan kita. Ini adalah tantangan yang harus kita selesaikan yang akan membuktikan bahwa kita adalah putra putri terbaik. :D .Semoga kita alumni STAN 2012 bisa lulus TKD semua dan mendapatkan instansi yang terbaik bagi kita. Aamiin. 

Kalau katanya Pak Mario Teguh, “Sesulit apapun perjalanan kita, yang penting adalah meneruskan perjalanan”. So, jalani dan hadapi semua serta tetap melakukan apa yang seharusnya kita lakukan, jangan hanya dipikir. J*ngomong sama diri sendiri*

Selasa, 16 Juli 2013

Tahu Bulat Goreng

      Bosen sama cemilan yang manis-manis saat puasa? Gak ada salahnya mencoba resep yang satu ini. Bagi PPT (Para Pecinta Tahu) :P seperti salah satu teman  saya, resep ini bisa menjadi salah satu alternatif olahan tahu yang sangat simpel dan mudah dibuat. Dan tentunya rasanya enak dan ringan, cocok banget buat camilan. J. Resep ini saya dapat dari Bu Lik saya yang juga di dapat dari saudaranya Bu Lik. Hehe



Bahan-bahan:
5 potong tahu putih
3 siung bawang putih
1 buah wortel
1 sdm kaldu bubuk atau R**co
Garam secukupnya

Cara membuat:
1.       Hancurkan tahu sampai benar-benar lembut, peras sampai tahu tidak lembek dan menggumpal. Buang airnya.
2.       Iris wortel berbentuk kotak kecil-kecil.
3.       Haluskan bawang putihnya.
4.       Setelah selesai, campur semua bahan-bahan tersebut (tahu, wortel, bawang putih, kaldu, garam). Aduk-aduk hingga merata.
5.       Setelah merata, bentuk bulatan-bulatan kecil dan goreng dalam api sedang hingga berwarna kuning keemasan.
6.       Tahu Bulat Goreng siap disantap dengan saus sambal atau cabai. :D
*untuk 8 porsi
Tips:
1.       Tahu bulat ini bisa juga dibuat variasi lain dengan menambahkan daun seledri dan telur puyuh didalamnya.
2.       Sebelum menggoreng, bisa juga dicelupkan ke dalam telur kocok terlebih dahulu. Jika tidak, tidak apa2 karena tahu yang sudah diperas tersebut tidak akan pudar bentuknya.
3.       Untuk mendapatkan porsi tahu bulat yang agak lebih besar, 1 tahu kotak untuk 1 tahu bulat. Jadi bahan-bahan di atas hanya untuk 5 porsi.

Gampang banget kan? Bahan-bahannya juga sangat mudah banget didapat. So, happy cooking! :D



Utang Puasa Tahun Kemarin yang Belum Dibayar

Apa yang harus dilakukan atau bagaimana hukumnya orang yang masih punya utang puasa tetapi bulan ramadhan sudah datang? 
Menurut seorang ustadz yang sering mengisi acara seputar masalah hukum fiqih di radio langganan saya (hehe), orang tersebutharus membayar fidyah sebesar 0,8 liter beras (yang biasanya dibulatkan menjadi 1 liter – untuk satu hari utang puasa) yang kemudian diberikan kepada fakir miskin dan tentunya harus membayar utang puasa yang masih tersisa.
Misalnya punya utang puasa yang masih belum dibayar pada tahun 2012 sebanyak 3 hari, tetapi belum dibayar hingga bulan ramadhan tahun 2013 datang, maka orang tersebut harus membayar fidyah sebanyak 3 liter beras dan membayar utang puasa selama 3 hari di tahun 2013 setelah selesai bulan ramadhan.
Semoga bermanfaat J

CMIIW

Minggu, 30 Juni 2013

Panggung Ketenaran _ Hall of Fame_ The Script feat. Will.i.am

          Bosen sama lagu-lagu cinta yang termehek-mehek, saya mencoba mencari tema lagu yang lain. Akhirnya ketemu deh sama Hall of Fame.nya The Script feat. Will.i.am. Gak bosen2 deh dengernya. Lagu yang dirilis tahun 2012 kemarin ini adalah lagu yang semangat, provokatif, dan inspiring. Bahwa kamu bisa menjadi yang terhebat, yang terbaik, sang juara dan apapun yang kamu mau. 
              Band rock asal Irlandia yang terdiri dari Danny O'Donoghue sebagai vokalis, Mark Sheehan sebagai vokalis, dan Glen Power sebagi drummer ini lagu2nya memang top banget deh! :)

Ini dia liriknya! :D
                                                Hall of Fame
Yeah, You could be the greatest
You can be the best
You can be the king kong banging on your chest

You could beat the world
You could beat the war
You could talk to God, go banging on his door

You can throw your hands up
You can beat the clock
You can move a mountain
You can break rocks
You can be a master
Don't wait for luck
Dedicate yourself and you can find yourself

Standing in the hall of fame
And the world's gonna know your name
Cause you burn with the brightest flame
And the world's gonna know your name
And you'll be on the walls of the hall of fame

You could go the distance
You could run the mile
You could walk straight through hell with a smile

You could be the hero
You could get the gold
Breaking all the records they thought never could be broke

Do it for your people
Do it for your pride
Never gonna know if you never even try

Do it for your country
Do it for your name
Cause there's gonna be a day

When your, standing in the hall of fame
And the world's gonna know your name
Cause you burn with the brightest flame
And the world's gonna know your name
And you'll be on the walls of the hall of fame

Be a champion, Be a champion, Be a champion, Be a champion

On the walls of the hall of fame

Be students
Be teachers
Be politicians
Be preachers

Be believers
Be leaders
Be astronauts
Be champions
Be true seekers

Be students
Be teachers
Be politicians
Be preachers

Be believers
Be leaders
Be astronauts
Be champions

Standing in the hall of fame
And the world's gonna know your name
Cause you burn with the brightest flame
And the world's gonna know your name
And you'll be on the walls of the hall of fame

(You can be a champion)
You could be the greatest
(You can be a champion)
You can be the best
(You can be a champion)
You can be the king kong banging on your chest


(You can be a champion)
You could beat the world
(You can be a champion)
You could beat the war
(You can be a champion)
You could talk to God, go banging on his door

(You can be a champion)
You can throw your hands up
(You can be a champion)
You can beat the clock
(You can be a champion)
You can move a mountain
(You can be a champion)
You can break rocks

(You can be a champion)
You can be a master
(You can be a champion)
Don't wait for luck
(You can be a champion)
Dedicate yourself and you can find yourself
(You can be a champion)

Standing in the hall of fame

"Cuma" Ibu Rumah Tangga?

         Ini lagi-lagi denger acara talkshow di televisi yang membahas bodoh dan pintar. Dan lagi-lagi, endingnya, si pembawa acaranya berkata bahwa orang yang pintar di sekolah belum tentu sukses di masa depannya. Dengan memberi contoh bahwa seorang teman sekelasnya dulu yang sangat jago dalam bidang akademis, sekarang hanya menjadi ibu rumah tangga. Hey! Apa yang salah dengan "hanya" menjadi ibu rumah tangga? *Saya lebih suka memakai tanda kutip dalam kata "hanya".
        Apapun yang kita pilih tidak ada yang salah. Semua ada alasan kenapa kita memilih suatu hal. Termasuk "hanya" menjadi ibu rumah tangga. Itu adalah pilihan mulia, menurut saya. Seseorang yang mungkin punya kesempatan lebih untuk tidak "hanya" menjadi ibu rumah tangga, dengan rela melepaskan kesempatan tersebut untuk merawat dan mendidik anaknya secara penuh adalah hal yang sangat mengesankan bagi saya. Bagaimana tidak? Seseorang yang diberi kesempatan lebih untuk lebih mengembangkan dirinya, mengenal dunia luar, dan mendapatkan materi lebih (dalam hal ini, tidak berarti ibu rumah tangga murni tidak bisa mengembangkan dirinya, mengenal dunia luar, dan mendapatkan materi lebih. Tapi, saya ambil secara umum saja) merelakan semua itu untuk mendidik dan merawat anaka-anaknya dan merawat suaminya juga tentunya. Mendedikasikan diri sepenuhnya untuk kebaikan anak-anak dan keluarganya.
        Menjadi ibu rumah tangga yang baik sangatlah sulit. Harus ekstra sabar dan mengalah. Setidaknya itu yang saya lihat selama ini. Gelar ibu rumah tangga yang baik tidak bisa didapatkan hanya dengan 1,2,3,4 tahun saja, tapi mungkin bertahun-tahun. Ibu rumah tangga yang baik adalah sebuah proses dan perjalanan panjang. Tidak ada sekolah atau perguruan tinggi yang membuka jurusan 'Ibu Rumah Tangga Idaman' atau 'Spesialis Ibu Rumah Tangga'. Jadi, predikat dan gelar ibu rumah tangga yang baik tidak bisa ditempuh dengan waktu singkat dan tentu saja tidak bisa dibeli dengan uang.
       Jadi, "cuma" ibu rumah tangga?